UJIAN
TENGAH SEMESTER
FILSAFAT ADMINISTRASI
DOSEN PENGAMPU: Bpk SUGENG RUSMIWARI
DISUSUN OLEH
NURUL MUFLI KHATUL AROPAH
ILMU ADMINISTRASI NEGARA
FISIPOL
UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI
MALANG
2014
Sebuah
implikasi positif reformasi filsafat administrasi adalah perlunya mengadopsi
teknologi informasi sebagaimana target untuk mewujudkan diselenggarakannya pembangunan
adminstrasi, pembaharuan administrasi yang sering tidak terlalu dibedakan dan
menyangkut perubahan ke arah perbaikan. Dapat dikatakan bahwa pengembangan
filsafat administrasi pada umumnya
digunakan administrator negara berkembang, sedangkan pembaharuannya tidak
dilakukan hanya disitu, tetapi juga dapat diterapkan di berbagai kalangan
masyarakat, dengan memperbaharui yang tidak perlu dari keadaan tidak ada.
Teguhnya
penyerapan filsafat administrasi dalam kehidupan system pemerintahan tak bias
dilepaskan dari faktor kesejarahan. Apa yang dicapai administrator sekarang
merupakan hasil dari rangkaian perjalan yang panjang kaum akademisi penuh
dengan usaha untuk lebih menekan jabatan publik agar mempersembahkan
kegiatannya untuk mewujudkan kemakmuran dan melayani kepentingan umum. Pentingnya
filsafat administrasi dikaitkan dengan kenyataan bahwa kehidupan menjadi tak
bermakna kecuali dengan kegiatan-kegiatan yang bersifat publik seiring
perkembangan administrator dipandang sebagai motor penggerak pembangunan serta
bisa membantu memberikan keterampilan dalam bidang prosedur, teknik dan mekanik
serta memberikan bakal ilmiah dalam melakukan evaluasi segala kegiatan.
Filsafat
administrasi sebagai salah satu bagian dari Ilmu pengetahuan yang membahas
masalah sosial berada pada sebuah sistem terbuka yang mempelajari proses kerja
sama karena Ilmu Administrasi merupakan system terbuka yang berkembang melalui
tahap yaitu menciptakan pengetahuan baru yang berangkat dari permasalahan yang
dihadapi.